Langsung ke konten utama

Postingan

Sebuah Tulisan tentang Impian

Tasikmalaya, 7 Januari 2016 23.38 WIB Tulisan ini dibuat dibawah langit malam yang sunyi temaram di kampung halaman. Bisa jadi sebagai bentuk syukur karena hari ini telah diberi kesempatan untuk kembali berkumpul dengan beberapa teman sekaligus sahabat karib yang beberapa waktu lalu sempat dipisahkan jarak karena masing-masing sibuk mengejar impian masa kecil yang disebut ‘cita-cita’. Banyak memori yang begitu saja dihadirkan kembali hanya lewat percakapan dan gurauan singkat antara kami. Tidak ada samasekali rasa canggung yang timbul ke permukaan meski kami sudah lama tidak menghabiskan waktu bersama. “Sahabat ialah dirimu yang kedua, sementara teman ialah mereka yang menemani agar kau tak sendiri” –Pidibaiq Benar. Hal ini membawa ingatanku kembali pada masa ketika aku masih duduk di kelas 1 SMP, beruntung rasanya aku dipertemukan takdir dengan mereka yang tidak hanya membuatku nyaman berteman tetapi juga terpacu untuk berkembang. Kami yang sempat diintimidasi dengan pandan...

DI BALIK MENDUNG SINABUNG, LAHAN VULKANIK BIKIN UNTUNG

Bencana letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengakibatkan kerusakan lahan pertanian seluas 13.628 hektar (ha). Telah diperkirakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) bahwa para petani di 14 kecamatan yang berada di wilayah sekitar erupsi mengalami kerugian hingga Rp1,5 triliun. Komoditas pertanian yang terkena dampak dari erupsi adalah tomat, cabai, kopi, cengkeh, kakao, tanaman pangan dan juga buah-buahan. Lalu apa dampak yang ditimbulkan ketika lahan pertanian di sekitar wilayah erupsi mengalami kerusakan? Seperti yang kita ketahui bahwa mayoritas penduduk sekitar adalah berprofesi sebagai petani dan melakukan aktivitas bercocok tanam sepanjang tahun. Lantas, kerusakan lahan tentu sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek di kehidupan para petani tersebut. Aspek Psikis Bencana alam yang mengharuskan 22.708 jiwa mengungsikan diri secara psikis mengakibatkan rasa trauma, belum lagi efek lain yang ditimbulkan karena harus mengungsi selama berbula-bulan...